<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>biogas - energi alternatif</title>
	<atom:link href="http://gasbio.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gasbio.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Dec 2011 13:56:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='gasbio.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>biogas - energi alternatif</title>
		<link>http://gasbio.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gasbio.wordpress.com/osd.xml" title="biogas - energi alternatif" />
	<atom:link rel='hub' href='http://gasbio.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Biogas Kotoran Manusia Terus Dikembangkan</title>
		<link>http://gasbio.wordpress.com/2009/11/02/biogas-kotoran-manusia-terus-dikembangkan/</link>
		<comments>http://gasbio.wordpress.com/2009/11/02/biogas-kotoran-manusia-terus-dikembangkan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 03:28:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>witart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gasbio.wordpress.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Biogas Kotoran Manusia Terus Dikembangkan KOMPAS/HERU SRI KUMORO Nyonya Budi (35) memasak menggunakan kompor biogas di Dukuh Kanoman, Desa Gagaksipat, Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (26/2). Energi biogas dialirkan dari bak yang berisi limbah cair sisa pembuatan tahu. Minggu, 1 November 2009 &#124; 20:53 WIB WONOSARI, KOMPAS.com- Biogas dari kotoran manusia terus dikembangkan di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=156&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Biogas Kotoran Manusia Terus Dikembangkan</strong><br />
KOMPAS/HERU SRI KUMORO</p>
<table>
<tr>
<td align="center">
<img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/02/27/2661463p.jpg" width="400" alt="" /></p>
<p><em>Nyonya Budi (35) memasak menggunakan kompor biogas<br />
di Dukuh Kanoman, Desa Gagaksipat, Ngemplak, Kabupaten<br />
Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (26/2). Energi biogas dialirkan<br />
dari bak yang berisi limbah cair sisa pembuatan tahu.<br />
</em></td>
</tr>
</table>
<p>Minggu, 1 November 2009 | 20:53 WIB</p>
<p>WONOSARI, KOMPAS.com- Biogas dari kotoran manusia terus dikembangkan di wilayah Kabupaten Gunung Kidul. Setelah sebelumnya memasang instalasi pengolahan biogas di bantaran Kali Besole, Kementerian Lingkungan Hidup membangun instalasi yang sama di Pondok Pesantren Darul Quran.</p>
<p>Pembangunan instalasi biogas di pesantren ini berpotensi menciptakan ekopesantren atau pesantren berwawasan lingkungan. Ketua Pondok Pesantren Darul Quran Ahmad Haris Masduki mengatakan akan menularkan teknologi pengolahan limbah ini ke pondok pesantren lain pada forum ekopesantren yang akan digelar di Yogyakarta, Rabu (4/11). &#8220;Pengolahan limbah menjadi biogas mampu menciptakan pondok pesantren yang ramah lingkungan atau ekopesantren,&#8221; ujar Haris, Minggu (1/11). </p>
<p>Teknologi pengolahan limbah kotoran manusia yang baru satu bulan terakhir dipasang di Pondok Pesantren Darul Quran ini diadopsi dari Jerman melalui Bremen Overseas Research and Development Association. Dengan mengolah kotoran manusia, pengelola pondok pesantren bisa menghemat pengeluaran uang untuk pembelian bahan bakar hingga Rp 2,5 juta per bulan. </p>
<p>Limbah cair dari instalasi pengolahan biogas juga bisa dimanfaatkan bagi pertanian. Dari lahan seluas 1.500 meter persegi, para santri bisa memanen aneka sayuran dengan nilai jual hingga Rp 1,6 juta per bulan. &#8220;Keuntungan ekonomi hanya efek samping. Yang terpenting limbah tak lagi menjadi masalah, tetapi justru bermanfaat,&#8221; tambah Haris. </p>
<p>Santri di Pondok Pesantren Darul Quran, Muhtasin, mengaku, awalnya dia dan sekitar 400 santri lainnya merasa jijik untuk memanfaatkan biogas dari kotoran manusia. Dia dan rekan-rekannya mulai terbiasa memanfaatkan biogas setelah mencicipi rasa masakan yang tidak berbeda dengan menggunakan bahan bakar jenis lain. </p>
<p>Sebelum mengenal pengolahan biogas, limbah dari pondok pesantren hanya dibuang ke areal persawahan sehingga mencemari lingkungan. Lewat pengolahan limbah tersebut, para santri juga diajak untuk menjaga kelestarian lingkungan. Ke depannya, pengelola pondok pesantren berharap bisa memanfaatkan olahan limbah kotoran manusia ini sebagai bahan baku pupuk. </p>
<p>Sejak Desember lalu, warga di pinggiran Kali Besole, Gunung Kidul, juga telah memanfaatkan gas dari kotoran manusia sebagai bahan bakar. Pemerintah memperbaiki toilet warga yang hidup berdesakan di pinggir kali dan menampung seluruh kotoran dari tujuh rumah. Gas dari kotoran tersebut baru bisa dimanfaatkan oleh 13 orang dari dua keluarga.<br />
WKM, Editor: msh </p>
<p>sumber artikel : <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/11/01/20535377/biogas.kotoran.manusia.terus.dikembangkan">Kompas.com</a></p>
<p>Link terkait :<br />
1. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/10/20/19574648/baru.25.persen.perajin.tahu.olah.biogas">Baru 25 Persen Perajin Tahu Olah Biogas</a><br />
2. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/09/28/20565719/sebagian.perajin.tahu.di.gunungsaren.belum.pasang.instalasi">Sebagian Perajin Tahu di Gunungsaren Belum Pasang Instalasi</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gasbio.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gasbio.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gasbio.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gasbio.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gasbio.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gasbio.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gasbio.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gasbio.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gasbio.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gasbio.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gasbio.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gasbio.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gasbio.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gasbio.wordpress.com/156/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=156&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gasbio.wordpress.com/2009/11/02/biogas-kotoran-manusia-terus-dikembangkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">witart</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2008/02/27/2661463p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ledakan Tambang Batu Bara di Sawah Lunto</title>
		<link>http://gasbio.wordpress.com/2009/06/16/ledakan-tambang-batu-bara-di-sawah-lunto/</link>
		<comments>http://gasbio.wordpress.com/2009/06/16/ledakan-tambang-batu-bara-di-sawah-lunto/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 09:52:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>witart</dc:creator>
				<category><![CDATA[methana]]></category>
		<category><![CDATA[gas methana]]></category>
		<category><![CDATA[methana di tambang]]></category>
		<category><![CDATA[methane]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gasbio.wordpress.com/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[Ledakan Tambang Batu Bara di Sawah Lunto Gas Metana Picu Ledakan : Selasa, 16 Juni 2009 15:22 WIB Masyarakat dan tim penyelamat berkerumun di sekitar lubang-lubang pertambangan batu bara tradisional di Sawahlunto, Sumatera Barat, Selasa (16/6). Diperkirakan 36 orang berada dalam tambang batu bara saat terjadi ledakan pada pukul 10.00. JAKARTA&#8211;MI: Departemen ESDM mengungkapkan, berdasarkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=150&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ledakan Tambang Batu Bara di Sawah Lunto</strong><br />
Gas Metana Picu Ledakan : Selasa, 16 Juni 2009 15:22 WIB </p>
<table>
<tr>
<td align="center">
<img src="http://www.kompas.com/data//photo/2009/06/17/3373439p.jpg" width="400" alt="" /><br />
Masyarakat dan tim penyelamat berkerumun di sekitar<br />
lubang-lubang pertambangan batu bara tradisional di<br />
Sawahlunto, Sumatera Barat, Selasa (16/6).<br />
Diperkirakan 36 orang berada dalam tambang batu<br />
bara saat terjadi ledakan pada pukul 10.00.
</td>
</tr>
</table>
<p>JAKARTA&#8211;MI: Departemen ESDM mengungkapkan, berdasarkan dugaan sementara, ledakan yang terjadi di lokasi tambang batu bara, Sawahlunto, Sumatra Barat milik PT Dasrat Malawi akibat gas metana.</p>
<p>Direktur Teknik dan Lingkungan Ditjen Minerba Pabum Departemen ESDM MS Marpaung di Jakarta, Selasa (16/6) menjelaskan, akibat ledakan tersebut tiga orang tewas dan kemungkinan masih ada 30 penambang lainnya yang terjebak di dalam tambang.</p>
<p>&#8220;Tambang batu bara ini merupakan KP (kuasa pertambangan) berjenis underground (bawah tanah),&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Marpaung, untuk sementara, operasi tambang tersebut ditutup terlebih dahulu dan selanjutnya dilakukan penyelidikan. &#8220;Kami akan lihat apakah metode penambangan sudah sesuai dengan ketentuan atau tidak. Kami juga akan lihat, apakah ada ventilasi keluarnya gas metana,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Gas metana merupakan gas yang memang terperangkap di dalam rongga-rongga batu bara. Gas tersebut akan keluar dengan sendirinya kalau sudah berhubungan dengan udara luar.</p>
<p>Tambang batu bara milik Dasrat Palawi di Sawahlunto, Sumatra Barat itu, pada Selasa pukul 10.45 WIB meledak yang menyebabkan enam orang tewas dan sedikitnya 24 orang masih terjebak di dalam lokasi penambangan. (Ant/OL-03) </p>
<p><strong>sumber:<br />
</strong><a href="http://www.mediaindonesia.com/read/2009/06/06/80274/126/101/Gas-Metana-Picu-Ledakan">mediaIndonesia</a></p>
<p>Contoh ledakan methana pada toilet<br />
<a href="http://www.youtube.com/watch?v=rVqewQ06X24">youtube1</a><br />
<a href="http://www.youtube.com/watch?v=GzA-6VO3stI">youtube2</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gasbio.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gasbio.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gasbio.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gasbio.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gasbio.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gasbio.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gasbio.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gasbio.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gasbio.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gasbio.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gasbio.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gasbio.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gasbio.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gasbio.wordpress.com/150/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=150&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gasbio.wordpress.com/2009/06/16/ledakan-tambang-batu-bara-di-sawah-lunto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">witart</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data//photo/2009/06/17/3373439p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>kompor tinja</title>
		<link>http://gasbio.wordpress.com/2009/02/19/kompor-tinja/</link>
		<comments>http://gasbio.wordpress.com/2009/02/19/kompor-tinja/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 09:51:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>witart</dc:creator>
				<category><![CDATA[tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[biogas]]></category>
		<category><![CDATA[Hillary]]></category>
		<category><![CDATA[kompor tinja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gasbio.wordpress.com/2009/02/19/kompor-tinja/</guid>
		<description><![CDATA[Hillary Disuguhi Tempe dari &#8220;Kompor Tinja&#8221; DHONI SETIAWAN, Kamis, 19 Februari 2009 &#124; 14:27 WIB Mutia (36) menunjukkan pisang goreng hasil dari pemanfaatan Bio Gas di MCK Plus-plus, Petojo Utara RW 08, Gambir Jakarta Pusat, Kamis (19/2). MCK Plus-plus yang dibangun atas biaya rakyat Amerika menghabiskan dana Rp 360 juta memiiki teknologi pemanfaat limbah dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=148&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hillary Disuguhi Tempe dari &#8220;Kompor Tinja&#8221;</strong><br />
DHONI SETIAWAN, Kamis, 19 Februari 2009 | 14:27 WIB</p>
<table>
<tr>
<td align="center">
<img src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/02/19/1319562p.JPG" width="400" alt="" /></p>
<p>Mutia (36) menunjukkan pisang goreng hasil dari pemanfaatan Bio Gas di MCK Plus-plus, Petojo Utara RW 08, Gambir Jakarta Pusat, Kamis (19/2). MCK Plus-plus yang dibangun atas biaya rakyat Amerika menghabiskan dana Rp 360 juta memiiki teknologi pemanfaat limbah dan ramah lingkungan.
</td>
</tr>
</table>
<p>JAKARTA, KAMIS — Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton akan mendapatkan &#8220;pemandangan&#8221; menarik yang mungkin belum pernah disaksikannya di negeri asalnya. Bayangkan saja, istri mantan Presiden AS Bill Clinton ini akan menyaksikan demonstrasi pemanfaatan biogas menjadi bahan bakar untuk menyalakan kompor.</p>
<p>Bukan hal yang luar biasa tentunya. Namun tunggu dulu, ada hal yang mungkin akan membuat bulu kuduk Hillary bergidik. Api yang menyembur untuk menyalakan kompor itu berasal dari proyek biogas mandi cuci kakus (MCK).</p>
<p>Ya, biogas tersebut dihasilkan dari sembilan lubang penampungan tinja yang sudah diolah dengan bakteri anaerob menjadi gas metan (CH4). Biogas itu akan digunakan untuk menyalakan dua tungku dari sebuah dapur komunal yang disiapkan di kawasan permukiman Petojo Utara, Jakarta Pusat.</p>
<p>Dua tungku itu akan dipakai untuk memasak makanan yang akan disuguhkan untuk Hillary. Hiii&#8230;</p>
<p>Nah, Koki yang beruntung untuk menyiapkan hidangan itu adalah Ade, Mutia, dan Yanti. Ketiga wanita ini merupakan warga RW 08, Petojo Utara. Mereka rencananya akan memasak tempe dan pisang goreng yang dicampur dengan tepung terigu. &#8220;Ah sedikit grogi juga, namun kita bangga juga bisa bertemu langsung dengan Ibu Hillary. Kapan lagi kita bisa berdekatan dengan beliau,&#8221; kata Yanti sambil tersenyum.</p>
<p>Saat ini panitia sedang melakukan pengujian penggorengan. Hasilnya mereka bagikan kepada warga sekitar, maupun kepada petugas dari Kedubes AS dan aparat keamanan yang sudah menanti kedatangan Menlu AS yang dijadwalkan tiba pukul 14.45.</p>
<p>Selamat makan Bu&#8230;</p>
<p>sumber:<br />
<a href="http://www.kompas.com/read/xml/2009/02/19/14270546/Hillary.Disuguhi.Tempe.dari.Kompor.Tinja">kompasCetak<br />
</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gasbio.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gasbio.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gasbio.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gasbio.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gasbio.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gasbio.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gasbio.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gasbio.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gasbio.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gasbio.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gasbio.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gasbio.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gasbio.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gasbio.wordpress.com/148/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=148&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gasbio.wordpress.com/2009/02/19/kompor-tinja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">witart</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2009/02/19/1319562p.JPG" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>ampas tahu hasilkan biogas lebih baik</title>
		<link>http://gasbio.wordpress.com/2009/01/02/ampas-tahu-hasilkan-biogas-lebih-baik/</link>
		<comments>http://gasbio.wordpress.com/2009/01/02/ampas-tahu-hasilkan-biogas-lebih-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 04:17:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>witart</dc:creator>
				<category><![CDATA[jawatengah]]></category>
		<category><![CDATA[universitasBiogas]]></category>
		<category><![CDATA[ampas tahu]]></category>
		<category><![CDATA[biogas]]></category>
		<category><![CDATA[energi alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat biogas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gasbio.wordpress.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[Tematik : bank sampah Bantul Ampas Tahu Hasilkan Biogas Lebih Baik Jumat, 2 Januari 2009 &#124; 01:15 WIB Semarang, KOMPAS &#8211; Ampas tahu dan sampah rumah tangga dapat menghasilkan biogas dengan kuantitas dan kualitas lebih baik daripada kotoran ternak. Selain lebih mudah didapat, ampas tahu dan sampah rumah tangga lebih dapat mendorong masyarakat untuk menggunakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=131&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tematik : <a href="http://witart.wordpress.com/2008/12/01/gerakan-bank-sampah-dari-bantul">bank sampah Bantul</a></p>
<p><strong>Ampas Tahu Hasilkan Biogas Lebih Baik</strong><br />
Jumat, 2 Januari 2009 | 01:15 WIB</p>
<p>Semarang, KOMPAS &#8211; Ampas tahu dan sampah rumah tangga dapat menghasilkan biogas dengan kuantitas dan kualitas lebih baik daripada kotoran ternak. Selain lebih mudah didapat, ampas tahu dan sampah rumah tangga lebih dapat mendorong masyarakat untuk menggunakan biogas.</p>
<table>
<tr>
<td align="center">
<img src="http://img.photobucket.com/albums/v455/sintesis/energi/biogas/biogas_tahu.jpg" width="350" alt="" />
</td>
</tr>
</table>
<p>Pengajar Program Studi Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro, Semarang, Sutaryo, menyebutkan hal tersebut di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (31/12). ”Komposisi nutrisi kedua limbah itu lebih baik karena mengandung protein dan lemak lebih tinggi daripada kotoran ternak. Selain itu, jumlah gas yang dihasilkan lebih besar,” katanya.</p>
<p>Secara kuantitas, hasil penelitian yang dilakukan oleh Sutaryo dan tim menyebutkan biogas dari limbah organik menghasilkan lebih banyak biogas. Sebagai gambaran, 15,3 liter larutan feses sapi perah yang dimasukkan dalam digester (tempat untuk mencerna biogas) setiap harinya dapat menghasilkan 124,9 liter biogas. Adapun 2,4 liter larutan ampas tahu yang dimasukkan dalam digester per hari dapat menghasilkan 381,82 liter biogas.</p>
<p>Sampah rumah tangga juga demikian. Dari 4,2 liter larutan limbah dapat menghasilkan 420,01 liter biogas. Dengan jumlah larutan lebih sedikit, biogas yang dihasilkan ampas tahu dan limbah organik hasilnya lebih besar.</p>
<p>Namun, Sutaryo juga menjelaskan, sebelum penggunaan ampas tahu dan limbah organik, kotoran hewan tetap dibutuhkan, terutama sebagai pemicu awal.</p>
<blockquote><p><em>Pembuatan biogas sangat sederhana. Ampas tahu diayak dan dipisahkan dari cetakannya untuk kemudian air limbahnya dimasukkan ke dalam bak penampungan. Air limbah disaring beberapa kali hingga menghasilkan biogas yang kemudian dialirkan ke kompor.(ADO/Yon Daryono)</em> dari Liputan6.com</p></blockquote>
<blockquote><p><em>Namun, Sutaryo juga menjelaskan, sebelum penggunaan ampas tahu dan limbah organik, kotoran hewan tetap dibutuhkan, terutama sebagai pemicu awal.<br />
</em> dari kompasCetak </p></blockquote>
<p>Kepala Seksi Pengembangan Teknologi dan Pengusahaan Minyak dan Gas Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jateng Agus Sugiharto mengatakan, Dinas ESDM membuka peluang bagi setiap masyarakat yang ingin mengembangkan biogas di wilayah Jateng tetapi tidak mampu.</p>
<p>Guna mengembangkan potensi biogas, Pemerintah Provinsi Jateng memulai dengan memberi stimulan tahun 2009 berupa demplot biogas di tiga kabupaten sentra peternakan, yaitu di Sragen, Boyolali, dan Blora. (UTI)</p>
<p><strong>sumber:</strong><br />
[1] <a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/02/01153039/ampas.tahu.hasilkan.biogas.lebih.baik">kompasCetak</a><br />
[2] <a href="http://moroners.wordpress.com/2008/01/24/memanfaatkan-limbah-tahu-menjadi-biogasliputan6com-magelang-tidak-hanya-merugi-akibat-tingginya-harga-kedelai-kini-produsen-tahu-juga-kesulitan-memperoleh-minyak-tanah-untuk-mengatasi-hal-tersebu/">moroners</a><br />
[3] <a href="http://www.liputan6.com/news/?id=153908&amp;c_id=3">liputan6</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gasbio.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gasbio.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gasbio.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gasbio.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gasbio.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gasbio.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gasbio.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gasbio.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gasbio.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gasbio.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gasbio.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gasbio.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gasbio.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gasbio.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=131&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gasbio.wordpress.com/2009/01/02/ampas-tahu-hasilkan-biogas-lebih-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">witart</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.photobucket.com/albums/v455/sintesis/energi/biogas/biogas_tahu.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>biogas Nicaragua</title>
		<link>http://gasbio.wordpress.com/2008/12/21/biogas-nicaragua/</link>
		<comments>http://gasbio.wordpress.com/2008/12/21/biogas-nicaragua/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Dec 2008 04:00:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>witart</dc:creator>
				<category><![CDATA[universitasBiogas]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[biogas]]></category>
		<category><![CDATA[MIT]]></category>
		<category><![CDATA[nicaragua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gasbio.wordpress.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Nicaragua suffers from widespread poverty and a lack of access, especially for the rural poor, to clean water and reliable energy. The World Bank reported that, in 2003, 59% (~1 million people) of rural inhabitants did not have access to a reliable source of energy &#8211; a determinant of poverty for rural households. Biomass technology [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=129&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em>Nicaragua suffers from widespread poverty and a lack of access, especially for the rural poor, to clean water and reliable energy. The World Bank reported that, in 2003, 59% (~1 million people) of rural inhabitants did not have access to a reliable source of energy &#8211; a determinant of poverty for rural households. Biomass technology provides a potential solution for addressing the needs of the poor rural population in Nicaragua, Central America, and many other developing countries around the world. </p>
<p>Biomass technology is a renewable energy technology that uses various forms of biomass (animal dung, crop waste) and converts it into a useful energy source in the form of biogas (~70% methane) via anaerobic microbial digestion. Biogas Nicaragua, is a multi-phase project that involves the implementation, testing, and diffusion of a novel biogas technology which has the potential to increase methane production from biomass, reduce reliance on wood for cooking (a proven cause of various human health and environmental problems), and provide an economic opportunity to increase individual productivity. </p>
<p>An alliance of four key interests groups: MIT Professors and Students, a team of Nicaraguan students from la Universidad Nacional Agraria, an ecological reserve in Nicaragua, and local community members from Diriamba, Nicaragua, our project will, in the initial stage, execute a proof-of-concept trial period involving the construction of a full scale biogas digester prototype and a model Nicaraguan kitchen (for testing connectivity and ease-of-use of the technology with community partners) at the ecological reserve alpha site.<br />
</em></p></blockquote>
<p>Nikaragua menderita dari meluasnya kemiskinan dan kurangnya akses, khususnya untuk masyarakat desa yang miskin, memperoleh air bersih dan energi yang dapat diandalkan. Bank Dunia melaporkan bahwa, pada tahun 2003, 59% (~ 1 juta orang) dari penduduk pedesaan tidak memiliki akses ke sumber energi &#8211; yang sangat mempengaruhi timbulnya kemiskinan rumah tangga pedesaan. Teknologi biomassa menyediakan solusi potensial untuk mengatasi kebutuhan masyarakat miskin penduduk pedesaan di Nikaragua, Amerika Tengah, dan banyak negara berkembang lainnya di seluruh dunia. </p>
<p>Teknologi energi Biomassa adalah teknologi yang menggunakan berbagai bentuk limbah bioomassa (kotoran hewan, limbah tanaman) dan mengkonversinya menjadi sumber energi yang berguna dalam bentuk biogas (~ 70% metana) melalui pencernaan anaerobik mikrobial. Biogas Nikaragua, adalah proyek multi-fase yang melibatkan pelaksanaan, pengujian, dan difusi dari sebuah modul perangkat teknolofi biogas yang memiliki potensi untuk meningkatkan produksi metana dari biomas, mengurangi ketergantungan pada kayu untuk memasak (yang terbukti menyebabkan berbagai kesehatan manusia dan lingkungan masalah), dan memberikan kesempatan ekonomi untuk meningkatkan produktivitas individu. </p>
<p>Sebuah aliansi dari empat kepentingan kelompok kunci : profesor MIT dan mahasiswa, suatu tim mahasiswa tim Nicaragua dari la Universidad Nacional Agraria, suatu cadangan sumberdaya ekologi di Nikaragua, dan anggota dari masyarakat di lokasi Diriamba, Nikaragua, proyek ini  akan, pada tahap awal, melaksanakan pembuktian-konsep percobaan yang melibatkan pembangunan skala penuh perangkat prototipe biogas digester dan suatu model dapur Nicaraguan (untuk pengujian konektivitas dan kemudahan-dari-penggunaan teknologi dengan masyarakat mitra) di cadangan sumberdaya ekologi di situs alpha.</p>
<p>sumber :<br />
<a href="http://dmse.mit.edu/madmec/biogas.html">biogas Nicaragua</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gasbio.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gasbio.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gasbio.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gasbio.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gasbio.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gasbio.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gasbio.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gasbio.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gasbio.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gasbio.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gasbio.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gasbio.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gasbio.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gasbio.wordpress.com/129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=129&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gasbio.wordpress.com/2008/12/21/biogas-nicaragua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">witart</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>pertamina kewalahan pasok gas</title>
		<link>http://gasbio.wordpress.com/2008/12/12/pertamina-kewalahan-pasok-gas/</link>
		<comments>http://gasbio.wordpress.com/2008/12/12/pertamina-kewalahan-pasok-gas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 15:54:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>witart</dc:creator>
				<category><![CDATA[rumahtangga]]></category>
		<category><![CDATA[elpiji]]></category>
		<category><![CDATA[gas]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gasbio.wordpress.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[Tematik : Elpiji &#8211; pasar domestik PT Pertamina Akui Kewalahan Pasok Gas Mendesak Penambahan Infrastruktur untuk Imbangi Konversi Jakarta, Kompas &#8211; Lonjakan pemakaian elpiji pascakonversi bergulir membuat Pertamina kewalahan karena kondisi infrastruktur bongkar muat elpiji yang terbatas. Akibatnya, rawan terjadi gangguan pasokan gas elpiji ke masyarakat. Puluhan kendaraan pengangkut tabung gas ukuran 3 kilogram antre [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=109&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://gasbio.wordpress.com/elpiji/">Tematik : Elpiji</a> &#8211; <a href="http://witart.wordpress.com/2009/01/05/pasar-domestik-apa-khabar/">pasar domestik</a></p>
<p><strong>PT Pertamina Akui Kewalahan Pasok Gas</strong><br />
Mendesak Penambahan Infrastruktur untuk Imbangi Konversi</p>
<p>Jakarta, Kompas &#8211; Lonjakan pemakaian elpiji pascakonversi bergulir membuat Pertamina kewalahan karena kondisi infrastruktur bongkar muat elpiji yang terbatas. Akibatnya, rawan terjadi gangguan pasokan gas elpiji ke masyarakat.</p>
<table>
<tr>
<td align="center">
<img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/12/11/3122684p.jpg" width="400" alt="" /><br />
<em>Puluhan kendaraan pengangkut tabung gas ukuran<br />
3 kilogram antre mengisi tabung di Stasiun Pengisian<br />
Bulk Elpiji di Kawasan Srengseng, Jakarta Barat,<br />
Rabu (10/12). Antrean tersebut merupakan buntut<br />
dari keterlambatan pasokan elpiji ke SPBE. Mereka<br />
membutuhkan waktu seharian, bahkan lebih dari<br />
satu hari, untuk antre.</em><br />
Kamis, 11 Desember 2008 | 03:00 WIB
</td>
</tr>
</table>
<p>”Konsumsi elpiji berjalan sangat cepat setelah konversi berjalan,” ujar Direktur Utama PT Pertamina Ari H Soemarno, dalam jumpa pers, Rabu (10/12), di Jakarta.</p>
<p><span id="more-109"></span></p>
<p>Pertamina, menurut Ari, perlu menambah fasilitas kapal pengisian elpiji untuk mengamankan pasokan elpiji tahun depan. Namun, ia membantah kalau terjadi keterlambatan impor.</p>
<p>Vice President Gas Domestik PT Pertamina Wahyudin Akbar, mengemukakan, sejak konversi elpiji sudah stabil, konsumsi elpiji rumah tangga melonjak dari kemasan 3.000 ton per hari menjadi 6.000 ton per hari. Sementara, kondisi infrastruktur penyimpanan dan fasilitas pengisian elpiji belum bertambah.</p>
<p><strong>Keterbatasan infrastruktur</strong></p>
<p>Hal inilah yang menjadi penyebab distribusi elpiji ke masyarakat di sebagian Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah, terputus karena ada gangguan suplai dari Kilang Cilacap dan Kilang Balongan. Apabila dirunut, pasokan elpiji berasal dari produksi kilang milik Pertamina sendiri (jumlahnya hanya sekitar 2.000 ton per hari). Pasokan dari kilang swasta (antara lain kilang elpiji Petrochina di Tanjung Jabung, Jambi, kilang ConocoPhillips di Natuna), dan impor.</p>
<p>Ketika kilang Cilacap dan Balongan stop berproduksi seperti yang terjadi pekan lalu, otomatis pengisian elpiji harus dialihkan ke sumber nonkilang Pertamina (dari kilang swasta yang ada di luar Jawa) atau pun impor. Fasilitas pengisian elpiji ini seperti yang ada di Terminal Tanjung Priok, Eretan-Indramayu, dan Surabaya.</p>
<p>Akan tetapi karena kapasitasnya yang terbatas, fasilitas pengisian ini tidak sanggup memenuhi kebutuhan agen stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBBE). Pengisian elpiji pun tersendat.</p>
<p>Wahyudin mengatakan, penambahan fasilitas penyimpanan dan bongkar muat elpiji tahun depan harus ditambah. Mengingat dengan target konversi elpiji sebanyak 17 juta keluarga, konsumsi elpiji diperkirakan mencapai 11.000 ton per hari.</p>
<p>Tahun depan, akan ada dua terminal pengisian baru yang berlokasi di Semarang dan Gresik. Selain itu, Pertamina juga merencanakan ada fasilitas pengisian terapung di Balongan dan Cilacap agar pengisian elpiji di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat tidak terganggu, meskipun kilang berhenti operasi.</p>
<p>Hal senada juga disuarakan oleh Ketua Umum Himpunan Wiraswastawan Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Muhammad Nuradib. Menurut Nuradib, kelangkaan itu karena baru ada beberapa perusahaan distributor kecil yang bersedia menjadi distributor gas, yaitu Blue Gas dan My Gas.</p>
<p>”Inti persoalan terjadinya kelangkaan elpiji adalah minimnya infrastruktur, seperti terminal dan SPBBE. Saat ini, untuk memasok Jawa dan Sumatera, Pertamina hanya punya empat terminal naik turunnya elpiji dari kapal angkut. Sejak awal direncanakan pembangunan lebih dari 200 SPBBE, namun yang terealisasi baru 25 SPBBE. Lambannya realisasi itu karena sulitnya perizinan di daerah,” kata Nuradib.</p>
<p>Menurut Nuradib, hingga Desember ini, pembangunan terminal di Lampung, Serang, Cilegon, dan Semarang masih dalam proses. Jika terminal dan SPBBE makin banyak dan tersebar, distribusi elpiji bakal mudah dan efektif.</p>
<p>Sementara Kepala Hubungan Pemerintahan dan Masyarakat Pertamina Unit Pengolahan VI Balongan Darijanto menginformasikan, perbaikan rutin pada kilang gas dilakukan sejak akhir November dan direncanakan selesai pertengahan Desember ini. Sementara ini, pasokan gas LPG di wilayah Cirebon dan sekitarnya dipasok dari SPBE Eretan.</p>
<p><strong>Kesalahan pemerintah</strong></p>
<p>Namun berbagai kalangan tidak bisa begitu saja menerima argumentasi Pertamina. Mereka menggugat agar Pemerintah dan Pertamina bertanggung atas kelangkaan gas elpiji. Tuntutan itu kian kuat karena masyarakat kini tidak memiliki alternatif pemakaian bahan bakar lain.</p>
<p>Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Husna Zahir, Rabu (10/12) mengatakan, pemerintah sendiri yang menciptakan kondisi ini setelah menutup akses masyarakat memilih bahan bakar alternatif, seperti minyak tanah. ”Jadi pemerintah turut bertanggung jawab jika distribusi elpiji kerap bermasalah,&#8221; kata Husna.</p>
<p>Monopoli distribusi bahan bakar memberi dampak kurang baik. Perusahaan distributor bisa berbuat sesukanya dan merugikan konsumen. Seharusnya pemerintah memiliki sistem proteksi sehingga bisa memastikan pasokan gas aman. .</p>
<p>Akibat kekacauan itu masyarakat yang harus menanggungnya. Kristi (27) penjual ayam goreng tepung di Pasar Kebayoran Lama sempat tidak berjualan satu hari saat pasokan elpiji terputus, Sabtu (6/12) lalu. Dia berkeliling mencari isi ulang elpiji di sekitar Jakarta Selatan hingga Tangerang, namun tetap gagal.</p>
<p>Kekosongan pasokan gas 3 kilogram (kg) juga dirasakan di Rangkasbitung, Banten. Hampir seluruh warung pengecer gas elpiji kemasan 3 kg di Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak dan sekitarnya kehabisan stok elpiji. Tabung-tabung kosong sudah seminggu menumpuk di warung, karena agen elpiji tak kunjung datang. Kondisi itu membuat warga kebingungan, dan terpaksa berkeliling berburu elpiji.</p>
<p>Sejumlah agen di Serang belum mendapat pasokan elpiji 3 kg. Sebagian besar truk pengangkut elpiji masih mengantre di SPBBE Bojonegara. Beberapa truk dari SPBBE langsung diserbu pembeli sehingga dalam dua jam gas itu sudah habis.</p>
<p>Bahkan dari Kota Semarang dikabarkan, kelangkaan gas elpiji 3 kg dan 12 kg sudah terjadi sejak tiga pekan terakhir. Sejumlah warga terpaksa beralih menggunakan kayu bakar untuk keperluan memasak karena sulit memperoleh elpiji.</p>
<p>Kelangkaan elpiji juga terjadi di Solo. Menurut Kepala Bidang Elpiji Hiswana Migas Surakarta Tien Suprapto, sudah seminggu ini pasokan elpiji tersendat.</p>
<p>Menurut Assistant Manager External Relation PT Pertamina Pemasaran Bahan Bakar Minyak Retail Region IV Jateng dan DI Yogyakarta Heppy Wulansari, kondisi ini akibat lalu lintas kapal dari terminal elpiji Surabaya dan Eretan, Cirebon, terganggu. (ksp/dot/nel/nta/ ILO/DEN/EKI/THT)</p>
<p><strong>sumber:</strong><br />
[1] <a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/12/11/02250757/pt.pertamina.akui.kewalahan.pasok.gas">kompasCetak</a><br />
[2] <a href="http://www.usatoday.com/money/industries/energy/2008-12-12-driving-less_N.htm?loc=interstitialskip">usaToday</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gasbio.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gasbio.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gasbio.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gasbio.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gasbio.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gasbio.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gasbio.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gasbio.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gasbio.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gasbio.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gasbio.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gasbio.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gasbio.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gasbio.wordpress.com/109/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=109&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gasbio.wordpress.com/2008/12/12/pertamina-kewalahan-pasok-gas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">witart</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data//photo/2008/12/11/3122684p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tiga Hari Antre Beli Gas</title>
		<link>http://gasbio.wordpress.com/2008/12/10/tiga-hari-antre-beli-gas/</link>
		<comments>http://gasbio.wordpress.com/2008/12/10/tiga-hari-antre-beli-gas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 14:56:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>witart</dc:creator>
				<category><![CDATA[rumahtangga]]></category>
		<category><![CDATA[antree]]></category>
		<category><![CDATA[antrian]]></category>
		<category><![CDATA[elpiji]]></category>
		<category><![CDATA[elpiji langka]]></category>
		<category><![CDATA[harga gas]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gasbio.wordpress.com/2008/12/10/tiga-hari-antre-beli-gas/</guid>
		<description><![CDATA[Tematik : Elpiji Pasokan Tersendat, Harga Gas Melambung Rabu, 10 Desember 2008 &#124; 01:53 WIB Jakarta, kompas &#8211; Terhambatnya pasokan gas dari Pertamina menyebabkan warga Jakarta dan sekitarnya kesulitan memenuhi kebutuhan elpijinya. Sebagian warga terpaksa berkeliling kota dan antre memesan isi ulang gas hingga tiga hari. Harga elpiji pun melambung Rp 1.000-Rp 10.000 per tabung. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=106&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://gasbio.wordpress.com/elpiji/">Tematik : Elpiji</a></p>
<p><strong>Pasokan Tersendat, Harga Gas Melambung</strong><br />
Rabu, 10 Desember 2008 | 01:53 WIB</p>
<p>Jakarta, kompas &#8211; Terhambatnya pasokan gas dari Pertamina menyebabkan warga Jakarta dan sekitarnya kesulitan memenuhi kebutuhan elpijinya. Sebagian warga terpaksa berkeliling kota dan antre memesan isi ulang gas hingga tiga hari. Harga elpiji pun melambung Rp 1.000-Rp 10.000 per tabung.</p>
<p>”Sudah tiga hari ini saya terus mencari isi ulang tabung gas ukuran 3 kilogram. Sampai keliling Bogor, tetapi tanpa hasil. Semua agen dan pangkalan tidak punya stok,” kata Ari Husnul (32), warga Bogor yang bekerja di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Selasa (9/12). Hal senada diungkapkan Tarta, warga Kemayoran, Jakarta Pusat.</p>
<p><span id="more-106"></span></p>
<p>Sopir agen gas turut mengeluh karena ketidakpastian ketersediaan pasokan dari Pertamina. Hingga kemarin antrean puluhan truk pengangkut tabung kosong elpiji 3 kg dan 12 kg masih terjadi di stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) di Jalan Abdul Wahab, Sawangan, Depok, yang juga melayani agen elpiji dari Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.</p>
<p>Mahbub, sopir agen gas di Serang, Banten, menambahkan, dalam kondisi normal mereka harus mengantre 4-5 hari untuk dapat mengisi ulang 600-700 tabung kemasan 3 kg di SPBG Serang. Kini, antrean dipastikan akan lebih lama lagi.</p>
<p>Ketua Himpunan Wiraswastawan Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Banten Rahmat Halim mengatakan, ketersediaan elpiji memang belum memenuhi kebutuhan masyarakat. Di Banten, kebutuhan elpiji mencapai 99.000 tabung per hari. Namun, pasokan yang diterima hanya 14.000-21.000 tabung per hari.</p>
<p>Kondisi itu membuat warga kebingungan karena jatah minyak tanah sudah ditarik. Saat ini Banten hanya mendapat pasokan 106 kiloliter minyak tanah per hari, berkurang 75 persen dari sebelumnya.</p>
<p>Menurut juru bicara PT Pertamina (Persero), Anang R Noor, pasokan elpiji tersendat karena ada masalah teknis terkait perawatan rutin di kilang Balongan, Indramayu, dan lalu lintas kapal pengangkut gas terhalang gelombang laut tinggi.<br />
<strong><br />
Harga naik</strong></p>
<p>Kekisruhan penyediaan elpiji oleh Pertamina ini ujung-ujungnya berdampak pada kenaikan harga isi ulang gas 3 kg dan 12 kg di pasaran.</p>
<p>Isdiyanto, pengecer gas ukuran 3 kg di Jalan Tanah Abang I, menambahkan, akibat terputusnya pasokan, harga elpiji pun melambung. Bulan November lalu, Isdiyanto masih bisa membeli tabung berisi gas 3 kg di agen Rp 13.000. Kini, agen menjual minimal Rp 14.000- Rp 15.000 per tabung. Isdiyanto dan para pengecer lainnya terpaksa menjual ke konsumen seharga Rp 16.000-Rp 18.000 per tabung.</p>
<p>Di sejumlah pengecer lain, isi ulang gas 12 kg yang seharusnya Rp 72.000-Rp 75.000, kini menjadi Rp 80.000-Rp 85.000.(MUK/NTA/NEL)</p>
<p>sumber : <a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/12/10/01535765/tiga.hari.antre.beli.gas">kompasCetak</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gasbio.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gasbio.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gasbio.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gasbio.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gasbio.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gasbio.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gasbio.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gasbio.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gasbio.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gasbio.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gasbio.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gasbio.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gasbio.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gasbio.wordpress.com/106/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=106&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gasbio.wordpress.com/2008/12/10/tiga-hari-antre-beli-gas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">witart</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>pasokan Elpiji terputus</title>
		<link>http://gasbio.wordpress.com/2008/12/10/pasokan-elpiji-terputus/</link>
		<comments>http://gasbio.wordpress.com/2008/12/10/pasokan-elpiji-terputus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 13:29:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>witart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[gas elpiji]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan gas terputus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gasbio.wordpress.com/2008/12/10/pasokan-elpiji-terputus/</guid>
		<description><![CDATA[Tematik : Elpiji Kilang Mengalami Gangguan dan Lalu Lintas Kapal Terhalang Cuaca Rabu, 10 Desember 2008 &#124; 03:00 WIB Agus, seorang karyawan di toko yang menjual gas 3 kilogram di Kampung Pluis, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (9/12). Sudah seminggu gas 3 kg habis dan belum juga dikirim dari agen. Normalnya dalam seminggu terjadi tiga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=103&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://gasbio.wordpress.com/elpiji/">Tematik : Elpiji</a></p>
<p><strong>Kilang Mengalami Gangguan dan Lalu Lintas Kapal Terhalang Cuaca</strong><br />
Rabu, 10 Desember 2008 | 03:00 WIB</p>
<table>
<tr>
<td align="center">
<img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/12/10/3121568p.jpg" width="400" alt="" /></p>
<p><em>Agus, seorang karyawan di toko yang menjual<br />
gas 3 kilogram di Kampung Pluis, Kebayoran Lama,<br />
Jakarta Selatan, Selasa (9/12). Sudah seminggu gas<br />
3 kg habis dan belum juga dikirim dari agen.<br />
Normalnya dalam seminggu terjadi tiga kali pengiriman<br />
di pangkalan tersebut.</em>
</td>
</tr>
</table>
<p>Jakarta, Kompas &#8211; Pasokan elpiji selama sepekan terakhir tersendat. Rata-rata setiap agen gas di Jakarta dan Bogor hanya mendapat separuh jatah pasokan normal dari Pertamina. Bahkan, pasokan gas ke beberapa agen sempat terputus.</p>
<p><span id="more-103"></span></p>
<p>”Gas ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram langka sejak hampir seminggu lalu. Biasanya dua mobil membawa masing-masing 450 tabung ukuran 3 kilogram gas dari Pertamina setiap hari memasok ke toko ini. Namun, sudah dua hari ini hanya satu mobil pembawa gas saja yang datang,” kata Dajang (43), pegawai di Toko Agus, Jalan Balikpapan I, Jakarta Pusat, Selasa (9/12).</p>
<p>Reza Reinaldi (26), pemilik pangkalan gas di Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, menambahkan, pangkalan gas miliknya sejak pekan lalu sama sekali tidak dikunjungi mobil pemasok dari Pertamina. Padahal, dalam satu hari, Reza bisa menjual 30-40 tabung kepada masyarakat sekitarnya.</p>
<p>Kesulitan mendapatkan gas juga dirasakan para agen atau pengecer di Bogor dan Depok di Jawa Barat, serta di Serang, Banten, dan beberapa daerah lain di Pulau Jawa, seperti di Semarang.</p>
<p><strong>Tidak ada stok</strong></p>
<p>Berdasarkan pantauan, Selasa, sejumlah agen gas di Serang sudah tak menyimpan persediaan elpiji kemasan 3 kilogram. Salah satunya PT Mulus Tulus, yang terpaksa memasang papan pengumuman ”Elpiji Habis” di pintu masuk agen.</p>
<p>Para pegawai menuturkan, persediaan elpiji kemasan 12 kg baru saja habis pada pukul 10.00. Stok elpiji kemasan 3 kg sudah habis sejak Sabtu lalu.</p>
<p>Kondisi serupa dialami agen elpiji PT Sinar Andaru. Persediaan elpiji di agen tersebut habis sehingga pasokan ke seluruh wilayah di Pandeglang, Lebak, dan Serang terganggu. Begitu pula PT Sanja Putra Lestari, agen khusus elpiji kemasan 3 kg di bilangan Ciracas, Kota Serang, yang juga kehabisan stok elpiji sejak hari Sabtu lalu.</p>
<p>Dudi, salah seorang sopir PT Sanja Putra Lestari, menuturkan, ia sudah mengantre di stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBE) sejak Sabtu sore. Namun, hingga kemarin, ia belum juga mendapat giliran mengisi tabung elpiji.</p>
<p>Dudi terpaksa meninggalkan truk yang dikendarainya di SPBE untuk mengirit biaya makan. ”Tiap hari ditengok pakai motor. Kemungkinan Kamis baru dapat,” katanya.</p>
<p><strong>Kilang rusak</strong></p>
<p>Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Banten Rahmat Halim mengatakan, kelangkaan itu terjadi karena tersendatnya pasokan elpiji dari Jakarta ke SPBE Bojonegara. ”Sudah dua minggu telat mengirim dari Jakarta. Malah pernah putus pada 28-29 November lalu,” katanya.</p>
<p>Rahmat memperkirakan pasokan elpiji akan kembali normal dalam 4-5 hari ke depan.</p>
<p>Kondisi kelangkaan juga terjadi di Depok, Jawa Barat.</p>
<p>”Elpiji makin langka karena SPBG di Sawangan sejak Senin tidak beroperasi. Selain karena libur Idul Adha, pasokannya juga tersendat. Mungkin baru Rabu ada pasokan lagi,” kata Ketua Hiswana Migas Kota Depok Yahman Setiawan.</p>
<p>Menurut Yahman yang juga agen pemilik pangkalan elpiji di Depok, dari sekitar 2.000 tabung elpiji 3 kilogram yang dititipkan para pengecer di pangkalan miliknya sejak sebelum hari libur Idul Adha, baru sekitar 700 tabung yang sudah bisa diisi ulang. Sekitar 1.300 tabung tersisa akan dikirimkan kembali kepada pemiliknya karena pasokan dari Pertamina masih tersendat.</p>
<p>Kelangkaan elpiji, menurut informasi yang diterima Yahman, disebabkan terjadinya kerusakan pada mesin timbangan pengisian gas di stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji (SPPBE) di Eretan, Indramayu, Jawa Barat, sejak Kamis dua pekan lalu. Kerusakan inilah yang mengakibatkan tersendatnya pasokan elpiji ke SPBG di Sawangan yang merupakan satu-satunya SPBG di wilayah Kota Depok.</p>
<p>Ketua Umum Hiswana Migas Muhammad Nuradib membenarkan bahwa kelangkaan elpiji disebabkan adanya kerusakan kilang Pertamina, yaitu Kilang Balongan di Indramayu, dan di Cilacap, Jawa Tengah. ”Namun, Senin malam lalu, Pertamina sudah mendapatkan pasokan 10.000 ton gas impor dan mulai didistribusikan di Jabodetabek hingga Jawa Tengah, yaitu ke Semarang,” kata Nuradib.</p>
<p><strong>Kerusakan kilang</strong></p>
<p>Kekosongan stok elpiji di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, disebabkan produksi elpiji dari kilang Cilacap dan kilang Balongan berhenti. Kilang Balongan di Indramayu sedang menjalani perawatan rutin selama dua minggu.</p>
<p>Kekurangan pasokan bertambah parah karena pekan lalu kilang Cilacap tiba-tiba mengalami gangguan pada unit residue catalic cracking. Namun, Direktur Pengolahan PT Pertamina Rukmi Hadihartini, Selasa, mengatakan, operasional kilang Cilacap sudah normal sejak kemarin.</p>
<p>Normalnya, kilang Balongan menghasilkan 1.200 ton elpiji yang disalurkan untuk wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta masing-masing 350 ton dan 650 ton dan Jawa Tengah 200 ton.</p>
<p>Sementara itu, menurut Anang R Noor, juru bicara (Vice President Corporate Communications) PT Pertamina (Persero), terkendalanya distribusi pasokan elipiji disebabkan lalu lintas kapal bermuatan gas dari beberapa kilang Pertamina di Indonesia ataupun impor dari Singapura ke Tanjung Priok terhambat.</p>
<p>Sesuai data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, sepekan terakhir gelombang laut setinggi 1,25-4 meter terjadi di semua perairan Indonesia.</p>
<p>Direktur Niaga dan Pemasaran PT Pertamina Achmad Faisal menjanjikan pasokan elpiji ke masyarakat segera pulih. Kapal yang membawa elpiji impor sebanyak 40.000 ton dijadwalkan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa sore. Jumlah itu cukup untuk stok elpiji seluruh Jawa selama enam hari.(NEL/NTA/MUK/DOT)</p>
<p>sumber : <a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/12/10/02410715/pasokan.elpiji.terputus">kompasCetak</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gasbio.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gasbio.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gasbio.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gasbio.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gasbio.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gasbio.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gasbio.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gasbio.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gasbio.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gasbio.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gasbio.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gasbio.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gasbio.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gasbio.wordpress.com/103/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=103&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gasbio.wordpress.com/2008/12/10/pasokan-elpiji-terputus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">witart</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data//photo/2008/12/10/3121568p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>pupuk organik belum banyak dimanfaatkan</title>
		<link>http://gasbio.wordpress.com/2008/11/29/pupuk-organik-belum-banyak-dimanfaatkan/</link>
		<comments>http://gasbio.wordpress.com/2008/11/29/pupuk-organik-belum-banyak-dimanfaatkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2008 10:16:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>witart</dc:creator>
				<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[penimbunan pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[penjarahan]]></category>
		<category><![CDATA[pupuk menghilang]]></category>
		<category><![CDATA[pupuk organik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gasbio.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Katanya pupuk langka. Bahkan petani sampai-sampai menyerbu gudang pupuk. Sementara itu ada potensi pupuk dari bahan yang lebih murah, dari digester biogas. Kenapa tidak dimanfaatkan ? Penyerapan Pupuk Organik Baru 19 Persen Media Indonesia : Kamis, 27 2008 19:02 WIB JAKARTA&#8211;MI: Departemen Pertanian mengungkapkan hingga saat ini penyerapan pupuk organik oleh petani baru sebesar 19 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=100&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Katanya pupuk langka. Bahkan petani sampai-sampai menyerbu gudang pupuk. Sementara itu ada potensi pupuk dari bahan yang lebih murah, dari digester biogas. Kenapa tidak dimanfaatkan ?</p></blockquote>
<p><strong>Penyerapan Pupuk Organik Baru 19 Persen</strong><br />
Media Indonesia : Kamis, 27 2008 19:02 WIB</p>
<p>JAKARTA&#8211;MI: Departemen Pertanian mengungkapkan hingga saat ini penyerapan pupuk organik oleh petani baru sebesar 19 persen dari total volume yang dialokasikan untuk tahun 2008 sebanyak 345 ribu ton atau 50.247 ton.</p>
<p>Menteri Pertanian Anton Apriyantono di Jakarta, Kamis (27/11) mengatakan penggunaan pupuk organik sebenarnya mampu menekan tingkat pemakaian pupuk urea pada tanaman pangan. &#8220;Namun rupanya pupuk organik ini belum begitu familiar bagi petani sehingga mereka lebih memilih pupuk urea,&#8221; katanya.</p>
<p><span id="more-100"></span></p>
<p>Dia mengakui pola penggunaan pupuk oleh petani tidak  mudah untuk digeser pada yang baru sehingga mereka masih menggunakan urea sebagai pupuk utama. Karena itu, tambahnya, pemerintah akan mendorong petani untuk meningkatkan pemakaian pupuk organik sebagai salah satu upaya mengatasi kelangkaan pupuk bersubsidi saat ini.</p>
<p>Sementara itu hingga bulan Oktober realisasi penyaluran pupuk bersubsidi tahun 2008 untuk jenis urea mencapai 3,45 juta ton atau 73,80 persen dari rencana penyaluran tahun ini sebanyak 4,50 juta ton. Sedangkan dari rencana penyaluran pupuk jenis SP-36 dan Superphos sebanyak 800 ribu ton selama 2008 hingga Oktober lalu baru terealisasi 508.169 ton  (63,52 persen). Realisasi penyaluran pupuk ZA, tambahnya, dari rencana 800 ribu ton setahun baru tercapai 620.747 ton (77,59 persen) sedangkan untuk NPK sebesar 753.718 ton dari rencana 900 ribu ton.</p>
<p>Dirjen Tanaman Pangan Sutarto Alimoeso menyatakan, saat ini terjadi kencederungan penggunaan pupuk kimia yang berlebihan di kalangan petani bahkan melebihi tingkat yang direkomendasikan pemerintah. Untuk pupuk urea, tambahnya, sebenarnya yang ideal sekitar 200kg-250 kg per hektare, namun ada yang menggunakannya hingga 1 ton per hektare.</p>
<p>Selain penggunaan yang berlebihan, menurut dia, sejumlah faktor yang mengakibatkan kelangkaan pupuk yakni tingginya disparitas atau selisih harga antara pupuk bersubsidi dengan non subsidi. &#8220;Hal itu mendorong munculnya penyelewengan pupuk bersubsidi di jual untuk sektor yang tidak mendapatkan subsidi,&#8221; katanya.</p>
<p>Beberapa langkah yang akan dilakukan untuk pengamanan penyedian pupuk bersubsidi diantaranya penarikan alokasi Desember untuk kebutuhan November bahkan jika diperlukan kebutuhan Januari di tarik ke bukan Desember serta memperketat pengawasan. (Ant/OL-06)</p>
<p>sumber : <a href="http://www.mediaindonesia.com/index.php?ar_id=NDY4OTA=">mediaIndonesia</a></p>
<p><strong>Petani Serbu Gudang Pupuk</strong><br />
<strong>Urea Bersubsidi Ditemukan di Gudang Pengusaha Aceh Tenggara</strong><br />
MediaIndonesia : Sabtu, 29 November 2008 | 03:00 WIB</p>
<p>Probolinggo, Kompas &#8211; Sekitar 1.000 petani menyerbu gudang pupuk milik PT Pupuk Kaltim di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (28/11). Mereka lalu menurunkan pupuk urea dari dua truk. Hal itu dilakukan petani karena mereka tidak sabar lagi mendapatkan urea yang terus-menerus langka.</p>
<p>Sekitar pukul 08.00, massa yang terdiri atas laki-laki dan perempuan mulai berdatangan ke kompleks gudang PT Pupuk Kaltim. PT Pupuk Kaltim adalah produsen pemasok urea untuk sebagian Jatim, antara lain Kabupaten Probolinggo.</p>
<p>Awalnya, petani bertanya kepada pengawas gudang, mengapa pupuk langka di desa-desa, sedangkan stok di gudang tampak melimpah. Tidak puas dengan jawaban pengawas, warga lalu serentak menurunkan pupuk dari dua truk. Di halaman gudang itu terdapat 16 bak truk yang terisi penuh pupuk. Menurut pengawas, truk-truk itu baru datang Kamis malam dan sedianya akan dibongkar serta dimasukkan ke dalam gudang, Jumat.</p>
<p>Pupuk urea yang telah diturunkan lalu diduduki petani. Sejumlah polisi berdatangan mengamankan pupuk. Polisi juga berjaga-jaga di pintu gerbang guna mengantisipasi petani yang bermaksud membawa urea. Sebetulnya petani berharap pupuk itu bisa langsung dibeli dan dibawa pulang. Namun, keinginan itu tidak bisa dipenuhi pengawas.</p>
<p>”Kami datang ke gudang tidak untuk menjarah. Kami datang untuk membeli pupuk urea yang kosong di desa kami. Jagung sudah terlambat dipupuk. Kalau dibiarkan, pasti mati atau hasilnya buruk,” kata Andre (30), warga.</p>
<p>Camat Tongas Supriyadi dan Sales Representative PT Pupuk Kaltim Probolinggo-Lumajang, Rachmansyah, menemui perwakilan warga di kantor pengawas. Dari pembicaraan ketiga pihak itu, akhirnya disepakati PT Pupuk Kaltim mendistribusikan tambahan pupuk urea bersubsidi sebanyak 50 ton ke 14 desa di Tongas atau 3,57 ton per desa pada Jumat kemarin.</p>
<p><strong>Ditimbun di gudang</strong></p>
<table>
<tr>
<td align="center">
<img src="http://www.kompas.com/data//photo/2008/11/29/3108074p.jpg" width="400" alt="" /></p>
<p>Petani menurunkan pupuk urea bersubsidi dari truk di halaman<br />
gudang penyangga pupuk milik PT Pupuk Kaltim di Kecamatan<br />
Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (28/11).<br />
Petani tidak sabar dengan kelangkaan pupuk yang terus<br />
berlarut-larut.
</td>
</tr>
<table>
<p>Di Kabupaten Magetan, petani di Desa Gunungan, Kartoharjo, Jumat, dipaksa membeli paket urea satu zak dan pupuk organik biomass satu zak. Padahal, petani tidak membutuhkan biomass.</p>
<p>Kepolisian Resor Tegal, Jawa Tengah, kemarin menyita sekitar 12 ton pupuk urea dari pengecer tidak resmi.</p>
<p>Di Nanggroe Aceh Darussalam, tim pengawas pupuk bentukan DPRD Aceh Tenggara menemukan urea bersubsidi di gudang milik pengusaha di daerah itu. Sementara itu, Polsek Jambo Aye menggagalkan upaya penjualan urea bersubsidi ke Sumut. Menurut Wakil Ketua DPRD Aceh Tenggara M Salim Fakhry, timbunan urea bersubsidi itu ditemukan di Desa Lawe Tua, Lawe Sigala-gala. (las/apa/wie/mhd)</p>
<p>sumber : <a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/11/29/00573722/petani.serbu.gudang.pupuk">kompasCetak</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gasbio.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gasbio.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gasbio.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gasbio.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gasbio.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gasbio.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gasbio.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gasbio.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gasbio.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gasbio.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gasbio.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gasbio.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gasbio.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gasbio.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=100&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gasbio.wordpress.com/2008/11/29/pupuk-organik-belum-banyak-dimanfaatkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">witart</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data//photo/2008/11/29/3108074p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>pembangkit dari jerami</title>
		<link>http://gasbio.wordpress.com/2008/10/25/pembangkit-dari-jerami/</link>
		<comments>http://gasbio.wordpress.com/2008/10/25/pembangkit-dari-jerami/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2008 04:55:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>witart</dc:creator>
				<category><![CDATA[sumut]]></category>
		<category><![CDATA[jerami]]></category>
		<category><![CDATA[pembangkit listrik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gasbio.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Pembangkit dari Jerami Krisis Listrik Ancam Hambat Pilkada di Sulsel Sabtu, 25 Oktober 2008 &#124; 01:08 WIB Medan, Kompas &#8211; Perusahaan asal Rusia, JSC PromSviaz Automatika, akan membangun pembangkit listrik menggunakan limbah tanaman padi, jerami, dan sekam di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Pembangkit memiliki kapasitas 10 megawatt hingga 20 megawatt tergantung ketersediaan jerami dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=95&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pembangkit dari Jerami</strong><br />
Krisis Listrik Ancam Hambat Pilkada di Sulsel<br />
Sabtu, 25 Oktober 2008 | 01:08 WIB</p>
<p>Medan, Kompas &#8211; Perusahaan asal Rusia, JSC PromSviaz Automatika, akan membangun pembangkit listrik menggunakan limbah tanaman padi, jerami, dan sekam di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Pembangkit memiliki kapasitas 10 megawatt hingga 20 megawatt tergantung ketersediaan jerami dan sekam.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (24/10), menandatangani nota kesepahaman tentang pembangunan pembangkit listrik itu. Penandatanganan dilakukan dengan perwakilan JSC PromSviaz, PLN Wilayah Sumatera Utara, dan perwakilan Babcock and Brown, lembaga finansial asal Australia yang rencananya mendanai pembangunan proyek itu.</p>
<p>Menurut Sahat M Sinaga, perwakilan Xoma Power Nusantara, perusahaan yang akan menggandeng JSC PromSviaz dan Babcock and Brown, pembangkit listrik menggunakan sumber energi dari jerami dan sekam padi adalah baru di Indonesia. Pembangkit sejenis sudah ada di Thailand dan Rusia.</p>
<p>”Jerami dan sekam padi punya kandungan 3.180 kalori per kilogram. Dengan teknologi yang dimiliki Rusia, pembakaran jerami dan sekam pada suhu tertentu bisa memanaskan tungku boiler untuk menggerakkan turbin,” kata Sahat.</p>
<p>Sekadar perbandingan, batu bara yang dijadikan sumber energi listrik memiliki 5.000 hingga 6.000 kalori per kilogram.</p>
<p><strong>80 ton jerami<br />
</strong><br />
Sahat mengungkapkan, untuk menghasilkan listrik 10 megawatt diperlukan kurang lebih 80.000 ton jerami dan sekam. ”Saat ini kami tengah memproses studi kelayakan penggunaan jerami dan sekam di Serdang Bedagai dan kabupaten sekitarnya,” katanya.</p>
<p>Bupati Serdang Bedagai T Erry Nuradi mengatakan, dengan total luas panen 78.000 hektar per tahun, daerahnya mampu memasok kebutuhan jerami dan sekam untuk pembangkit listrik tersebut.</p>
<p>Dari 78.000 hektar luas panen, dihasilkan sekitar 400.000 ton jerami dan 80.000 ton sekam. Belum lagi dari daerah sekitar seperti Deli Serdang, Batu Bara, dan Simalungun.</p>
<p>General Manager PLN Wilayah Sumut Manarep Pasaribu menyambut baik kerja sama itu. Apalagi mayoritas pembangkit di Sumut berbahan bakar minyak.</p>
<p>Di Sulawesi Selatan, krisis listrik membuat khawatir Wali Kota Makassar Andi Herry Iskandar, terkait pelaksanaan pilkada di kota itu Rabu pekan depan. Dia meminta jaminan PLN agar tidak terjadi pemadaman listrik selama proses pemungutan suara.</p>
<p>Empat kabupaten lain yang melaksanakan pilkada Rabu pekan depan adalah Sidenreng Rappang, Pinrang, Luwu, dan Wajo, sementara pilkada Jeneponto pada Selasa (28/10). (BIL/ROW)</p>
<p><a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/10/25/0108371/pembangkit.dari.jerami">pembangkit.dari.jerami</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gasbio.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gasbio.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gasbio.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gasbio.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gasbio.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gasbio.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gasbio.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gasbio.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gasbio.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gasbio.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gasbio.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gasbio.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gasbio.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gasbio.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gasbio.wordpress.com&amp;blog=4783125&amp;post=95&amp;subd=gasbio&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gasbio.wordpress.com/2008/10/25/pembangkit-dari-jerami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">witart</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
