jump to navigation

oleh-oleh dari pelatihan sistem biogas September 14, 2008

Posted by witart in jawabarat.
Tags: , , , ,
trackback

Oleh-oleh dari pelatihan, kiriman asepyudin@yahoo.com
Lokasi Ciwiday, Pamulihan kab Sumedang


Catatan :

  • Saat ini Asep Wahyudin sedang mencoba membuat digester sendiri. Perkembangannya, digester yang dibuatnya baru menghasilkan gelembung-gelembung. Mungkin masih ada yang bocor.
  • Selain sebagai dosen di Bandung, Asep juga seorang peternak di Ciwiday (daerah Tanjungsari). Beliau berjanji, jika sistem biogasnya sudah ada kemajuan, akan memberikan informasi lebih lanjut.
  • Asep memeliki dua ekor kerbau dan beberapa ekor ayam

Mari kita tunggu.(wa)


Materi pelatihan yang diikuti oleh Asep Wahyudin di Ciwiday, Sumedang.


Penyediaan Bio Energi Pedesaan
Melalui Pemanfaatan Limbah ternak Sapi Potong
di Desa Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya
Kabupaten Sumedang

Latar Belakang

  • Krisis Energi (Minyak tanah & Elpiji)
  • Ternak digembalakan menggangu tegakan tanaman perhutani
  • Demplot kawasan peternakan ramah lingkungan

Analisis Situasi

  • Populasi Ternak
  • Kawasan Peternakan
  • Limbah ternak belum dimanfaatkan secara optimal
  • Peternak belum merasakan manfaat lain dari peternakan sapi potong
  • Kawasan Peternakan kelompok Harapan Jaya sebagai pilot project

BIOGAS

  • Biogas adalah gas yang mudah terbakar hasil fermentasi dari bahan organik.
  • Kandungan utama biogas adalah gas metana (CH4) dan karbondioksida (CO2).
  • Gas metana mudah terbakar dan dapat dipakai sebagai sumber energi untuk memasak, penerangan, bahkan pada skala besar dapat menghasilkan energi listrik.

BAHAN BAKU BIOGAS

  • Limbah peternakan: kotoran sapi, ayam, kambing, kerbau, kuda.
  • Sampah-sampah organik: sampah pasar dan sampah rumah tangga.
  • Limbah pertanian: jerami, sekam padi, batang dan daun-daunan sisa panen

BIOGAS = SUMBER ENERGI

1 m3 biogas (1,5 ekor kotoran sapi) setara dengan :

  • 1 pon (0,48 kg) gas LPG
  • 0,52 liter minyak diesel (solar)
  • 0,62 liter minyak tanah (kerosin)
  • 4,7 kWh listrik
  • 3,5 kg kayu bakar

1 m3 biogas :

  • Memasak selama 3 jam.
  • Menyalakan listrik 80 Watt (6 jam)
  • Menjalankan motor (1 hp)– 2 jam.
  • Menggerakkan truk 3 ton — 2,8 km.
  • Membangkitkan listrik 1,25 kW.

Digester Plastik

  • Biaya lebih murah
  • Produktivitas gas yang besar
  • Ketahanan reaktor lebih dari 4 tahun
  • Pengoperasian mudah dan sederhana
  • Instalasi lebih cepat
  • Diisi kotoran sapi setiap hari, mengurangi pencemaran lingkungan.


Contoh pembuatan digester:


Contoh penggunaan Biogas untuk masak dan lampu listrik


Contoh generator Biogas
generatorBiogas
BIOGAS generator from 0.6kw to 1000kw


Pelatihan ini dimotori oleh

  • Program Dinas Peternakan Perikanan Kabupaten Sumedang tentang pengembangan kawasan sapi potong
  • Program Perhutani untuk menciptakan kerjasama masyarakat dan Perhutani dalam pengelolaan lahan hutan

Komentar»

1. robby - Oktober 3, 2008

1. sayang cuma judul2 (bab) materinya aja. emang sih kalau lengkap dengan materinya gak cukup. tapi bisa di upload gak biar kita2 bisa download trus pelajari sendiri (itung2 amal dan semoga bermanfaat u orang banyak). harap maklum pak saya tinggal di luar jawa tepatnya di tanjugpinang p. bintan kepri. pelatihan yang kayak gini gak pernah ada.

Coba baca posting yang https://gasbio.wordpress.com/2008/09/20/reaktor-biogas-skala-rumah-tangga/ Di situ uraian implementasinya lebih lengkap. Sementara data yang saya peroleh dari Sdr Asep, ya hanya itu. Saya belum lagi ketemu beliau, sejak terakhir ketemu, ketika buka bersama, bulan ramadhan yang lalu. Karena itu, saya berusaha menyajikan tulisan yang makin lama makin melengkapi, dari berbagai sumber. Untuk reaktor skala rumah-tangga, dokumen aslinya bisa Anda klik dan download, di bagian bawah tulisan. http://agribisnis.deptan.go.id/Pustaka/bk%20ok.pdf

2. kalau dikonversikan pake kotoran manusia dari septik tank bisa gak ya. biar lebih luas (memasyarakat). kalau bisa atau ada infonya, mau donk

Yang ini saya beum memperoleh informasi yang mendekati implementasi. Baru sekedar wacana. Secara logika, harusnya bisa. Yang menjadi masalah, orang belum banyak menelitinya, tidak seperti penelitian terhadap kotoran sapi. Apakah bakterinya sama ? Apakah kotoran sapi jika dicampurkan dengan kotoran manusia bisa memberi bakteri yang sama efektifnya ? Bagaimana dampak terhadap pencemaran bakteri terhadap sumber air di dekatnya ? Semuanya perlu penelitian lagi. Belum ada informasi yang tinggal telan (instan). Kalau sampai berhasil, itu akan menjadi potensi sumber energi yang tidak main-main. Dari sisi teknis, akan mengubah desain septic tank dari yang selama ini ada, menjadi bentuk baru. Di Youtube, sudah ada beberapa orang mencobanya, di antaranya dengan adanya septic tank tiga tingkat. Tapi belum ada perkembangan lebih lanjut.

semua info bisa dikirim ke email saya
bhie.kumajas@gmail.com

trims buanget infonya
semoga bermanfaat bagi orang banyak dan dapat pahala. amin

2. freddy menayang - Oktober 5, 2008

biogas dari kotoran kambing, sapi dan ternak lain sudah proven.
saya akan mengundang bung andri fajria yang presentasi biogas mewakili pak nyoman sarme untuk memberikan penyuluhan dan sekalian survei potensi pengembangan biogas, paling tidak untuk keperluan masak dulu, dan tentunya akan melihat potensi untuk dikonversikan menjadi listrik.

daerah yang akan dikembangkan di daerah operasi kami di aceh timur sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat.

terima kasih karena mas witarto sudah memprakarsai web blog ini yang Insya Allah akan dijadikan referensi oleh semua yang peduli akan pemanfaatan energi dari biogas.

saya kebayang kalo ada suatu terobosan dengan memakai biogas dari kotoran manusia…. bisnis penyedotan wc langsung bangkrut atau berubah jadi bisnis penjualan septic tank penghasil biogas

salam swasembada energi,

freddy menayang

3. Danan E C, ST - Oktober 14, 2008

Saya Danan, 29 Th,
saya seorang pengusaha muda (UKM)
Jauh sebelum orang meributkan efisiensi energi dan energi alternatif, kami sudah melakukan penelitian selama 6 Tahun terakhir tentang tungku sekam, dan baru kami jual secara masal setelah saya memutuskan untuk usaha sendiri 2 tahun yang lalu.

modal awal kami 1,5 jt waktu itu, Alhamdulillah setelah mulai lancar kami berhasil menjual 23 unit tersebar dari Banyuwangi hingga Tegal.

hari ini saya membaca berita dari liputan enam (14 oktober 2008) tentang kayu sebagai bahan bakar alternatif ungulan, saya antara antara mendukung dan menolak pendapat ini. Mendukung karena mungkin menciptakan lapangan kerja baru, menolak karena sebetulnya ada yang lain selain kayu yang juga ungulan yang mungkin tidk merusak ekosistem alam akibat penebangan kayu yang berlebihan. bahan bakar dari produk yang kami buat adalah dari sekam, serbuk kayu, tempurung kelapa, ampas tebu, serabut kelapa, jerami kering bahkan daun kering. coba dibandingkan, lebih baik mana dibandingkan dengan kayu.

saya pikir didepan mata kita sudah tersedia sumber energi terbaharui dengan sangat murah, cuman mungkin orang indonesia saja yang kurang mau tahu. di desa tempat saya tinggal para penduduk mulai kami pengaruhi sedikit demi sedikit untuk meninggalkan elpiji dan beralih ke tungku sekam rumah tangga buatan kami. pertimbangannya simple, karena faktor kebisaan dan perasaan kalo elpiji naik lagi gimana, sedangkan sekam, jerami dam serbuk kayu melimpah didesa kami. kalo dikota mungkin teknologi ini belum bisa diterima. Yang dikawatirkan selama ini kalo timbul polusi asap dari pembakaran, kami sudah bisa atasi, artinya bebas polusi asap.

cuma, kami hanya sebuah UKM dengan masalah klise.
Mohon Kami diberikan Informasi tentang program
yang berkaitan dengan Tungku sekam yang kami produksi

Bagaimana caranya untuk menjalin kerjasama agar produk kami dapat dinikmati lebih luas oleh semua masyarakat

untuk informasi keseriuasan kami bisa diperoleh dari
http://www.santosorising.com

Kami bersedia memberikan informasi tambahan yang mungkin diperlukan

Terimakasih

Danan Eko Cahyono, ST

4. erwin - Februari 21, 2009

kalo mendapatkan genset biogas apakah udah dijual bebas kalo boleh tau kisaran harganya berapa??

Seperti jawaban pertanyaan terdahulu, silahkan kontak sumber informasi saya, saudara Asep Wahyudin.

5. Aloisius Dedy - April 28, 2010

salam kenal….
untuk membuat biogas kira2 butuh dana berapa ya pak?
bisa saya minta desain untuk reaktor biogas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: