jump to navigation

pembangkit dari jerami Oktober 25, 2008

Posted by witart in sumut.
Tags: , ,
trackback

Pembangkit dari Jerami
Krisis Listrik Ancam Hambat Pilkada di Sulsel
Sabtu, 25 Oktober 2008 | 01:08 WIB

Medan, Kompas – Perusahaan asal Rusia, JSC PromSviaz Automatika, akan membangun pembangkit listrik menggunakan limbah tanaman padi, jerami, dan sekam di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Pembangkit memiliki kapasitas 10 megawatt hingga 20 megawatt tergantung ketersediaan jerami dan sekam.

Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (24/10), menandatangani nota kesepahaman tentang pembangunan pembangkit listrik itu. Penandatanganan dilakukan dengan perwakilan JSC PromSviaz, PLN Wilayah Sumatera Utara, dan perwakilan Babcock and Brown, lembaga finansial asal Australia yang rencananya mendanai pembangunan proyek itu.

Menurut Sahat M Sinaga, perwakilan Xoma Power Nusantara, perusahaan yang akan menggandeng JSC PromSviaz dan Babcock and Brown, pembangkit listrik menggunakan sumber energi dari jerami dan sekam padi adalah baru di Indonesia. Pembangkit sejenis sudah ada di Thailand dan Rusia.

”Jerami dan sekam padi punya kandungan 3.180 kalori per kilogram. Dengan teknologi yang dimiliki Rusia, pembakaran jerami dan sekam pada suhu tertentu bisa memanaskan tungku boiler untuk menggerakkan turbin,” kata Sahat.

Sekadar perbandingan, batu bara yang dijadikan sumber energi listrik memiliki 5.000 hingga 6.000 kalori per kilogram.

80 ton jerami

Sahat mengungkapkan, untuk menghasilkan listrik 10 megawatt diperlukan kurang lebih 80.000 ton jerami dan sekam. ”Saat ini kami tengah memproses studi kelayakan penggunaan jerami dan sekam di Serdang Bedagai dan kabupaten sekitarnya,” katanya.

Bupati Serdang Bedagai T Erry Nuradi mengatakan, dengan total luas panen 78.000 hektar per tahun, daerahnya mampu memasok kebutuhan jerami dan sekam untuk pembangkit listrik tersebut.

Dari 78.000 hektar luas panen, dihasilkan sekitar 400.000 ton jerami dan 80.000 ton sekam. Belum lagi dari daerah sekitar seperti Deli Serdang, Batu Bara, dan Simalungun.

General Manager PLN Wilayah Sumut Manarep Pasaribu menyambut baik kerja sama itu. Apalagi mayoritas pembangkit di Sumut berbahan bakar minyak.

Di Sulawesi Selatan, krisis listrik membuat khawatir Wali Kota Makassar Andi Herry Iskandar, terkait pelaksanaan pilkada di kota itu Rabu pekan depan. Dia meminta jaminan PLN agar tidak terjadi pemadaman listrik selama proses pemungutan suara.

Empat kabupaten lain yang melaksanakan pilkada Rabu pekan depan adalah Sidenreng Rappang, Pinrang, Luwu, dan Wajo, sementara pilkada Jeneponto pada Selasa (28/10). (BIL/ROW)

pembangkit.dari.jerami

Komentar»

1. tohrirudin - Juni 5, 2009

saya tohrirudin fakultas teknik unram,,aku tertari dengan jerami ini untuk pembagkit. tapi gemana kalau di jadikan biogas bsa nggak?? saya mau buat skripsi tentang itu.

Secara konsep bisa, karena saya pernah baca artikel, yang menyebutkan bahwa penggunaan sisa hasil pertanian (termasuk jerami) untuk biogas, sebaiknya diawali dengan mencampurnya dengan kotoran sapi / ternak terlebih dulu. Bakteri anaerob penghasil gas methana banyak terdapat dalam lambung sapi, dan biasanya ikut keluar bersama kotoran.

Jika sudah menghasilkan methana, tentunya cukup menambah jerami.

Karena itu konteks skripsi, sebaiknya Anda juga membandingkan dari sisi kecepatan, maupun kapasitas (banyaknya gas methana yang dihasilkan) antara bio-digester yang berisi kotoran sapi dengan yang berisi jerami saja, serta dengan jerami yang diawali pencampurn\an kotoran sapi. Itu akan menarik. Jangan lupa dipublikasikan yah, hasilnya.

2. tohrirudin - Agustus 8, 2009

ya trimakasih banyak saran dan masukannya..sekarang proposalku dah jadi, minggu depan mu di seminarin, judulnya “produksi biogas dari jerami hasil fermentasi sebagai bahan bakar alternatif”. semoga lancar, insyaAllah hasilnya dipublikasikan

3. iza - Februari 3, 2011

saya nurzakiyah dr IPB fak teknologi industri pertanian,,saya juga ingin membuat skripsi tntang biogas dr jerami,,untuk saat ini penelitian tntg konten tersebut sudah meliputi apa saja ya??karena saya ingin meneliti sesuatu yg belum pernah diteliti.
mohon bantuannya ya..

4. iza - Februari 3, 2011

terima kasih…

5. saiful - April 27, 2011

mudaha2n blok ini menjadi blok yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya dalam penerapan TTG energi alternatif

6. poetra alffianto - Desember 8, 2014

semoga biogas semakin memasyarakat..amin..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: